Insiden kamar mandi

1508 Words

Felix menatap miris pintu yang sudah tertutup rapat. “Ini apart gue, kan?” Alex mengangguk. “Terus kenapa kita malah di luar?” tanya Felix lagi. Ia kira Nazeef hanya bercanda saja, namun ketika tangannya menekan-nekan 6 angka sebagai digit passwordnya hasilnya nihil. Ia sama sekali tidak bisa mengakses pintu tersebut untuk masuk. “Woii Zeef, lo jangan gila dah!!! Buka!!” Felix masih berusaha untuk mengedor-ngedor pintu padahal tombol bel tersedia. “Ini apart lo, kan?” Tanya Alex yang tidak habis pikir. Bisa-bisanya Felix melupakan ada tombol bel di samping kiri. “Terus punya siapa lagi?” Omel Felix. Jangan memancing dirinya sekarang, ia benar-benar sedang kesal. “Percuma lo teriak terus gedor-gedor pintu, dia juga kagak dengar. Ini bel buat apa?” Felix menepuk keningnya sejenak, ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD