Hamilin anak siapa?

1907 Words

"Dad aku mau bicara serius!" Terdengar suara tawa dari ujung sana. "Tumben, kamu mau bicara apa?" Mungkin seumur-umur baru kali ini ia bicara serius kepada Ayah sambungnya itu. Jangan ditanya bagaimana komunikasi Nazeef dengan Ayah tirinya, mereka sangat dekat sekali. Selalu saja membahas hal yang tidak penting, contohnya saja tentang siapa yang lebih dulu ada ayam atau telur. Mereka tidak pernah membahas hal yang serius sebelumnya. Tentang ingin membuat perusahaan sendiri? Nazeef bahkan berkali-kali harus menahan diri karena sang Ayah tidak serius menanggapi keinginan nya. Meskipun begitu, dalam sejarah hidup Nazeef sang Ayahlah yang banyak memberikan suntikan dana. "Jangan marah ya." Suara tawa langsung menghilang. "Jangan bilang kamu buat onar di sana ya Zeef. Daddy bakal urus kewar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD