Pagi harinya Rara sudah sadar dan melihat kekanan dan kekiri untuk melihat dimana dia berada sekarang. Disebuah sofa Rara melihat bi Ina tidur dengan nyenyaknya karena Lelah. Enghhh Mendengar lengguhan Rara bi Ina langsung duduk untuk menghampiri Rara dengan panik jika Rara merasakan sakit. “Nak yang sakit mana, kamu butuh apa, nak kamu merasa kepanasan?” tanya bi Ina berturut – turut. “Haus bu,” ucap Rara lemah. Mendengar Rara yang kehausan bi Ina langsung mengambilkan gelas yang berisikan air putih dimeja sebelah tempat Rara. “Ini nak ,” ucap bi Ina langsung menyerahkan air putih tersebut kepada Rara. Dan langsung disambut oleh Rara. “Makasih ya bu,” ucap Rara. “Sama – sama nak, apakah dari lukanya masih ada yang sakit nak?’’ tanya bi Ina khawatir. “Yang sakit hati Rara bu,” ucap

