Setelah kajadiaan itu malam harinya Rara tidak keluar dari kamarnya sedikitpun. Ia menghabiskan waktunya hanya dengan menangis dan melamun, hingga jam 10 malam Rara tidak keluar kamar untuk sekedar makan malam saja. Bi Ina cemas karena tidak melihat Rara keluar dari kamar ahirnya bi Ina mendatangi kamar Rara untuk menanyakan keadaanya. Tok....tok......tok... "Nak Rara ini Ibu," ucap bi Ina sambil mengetuk pintu kamar milik Rara. Karena tidak ada balasan dari dalam bi Ina sangat cemas, ia takut jika Rara melakukan hal yang tidak - tidak akibat masalah yang ia terima bertubi - tubi. Ahirnya bi Ina membuka kamar Rara dengan kunci serep, saat masuk kedalam kamar tersebut bi Ina mendapati kamar dalam keadaan gelap gulita tanpa ada sinar sedikitpun dari fentilasi udara. Saat menyalakan la

