Happy Reading^-^ Maaf kalau nemu typo yah "Terima kasih," ucap Calvin. Lelaki itu menundukkan kepalanya sejenak. Dia pun pergi meninggalkan kafe tersebut setelah merasa pembicaraan mereka selesai. Sedangkan Calvin masih memperhatikan punggung lelaki berjas hitam tersebut. Pandangannya tertuju pada lelaki itu namun pikirannya menuju kearah lain. Dia memikirkan semua ucapan lelaki itu. Semuanya masih belum bisa Calvin temukan kecocokan yang pasti. Masih kelabu, Calvin memperhatikan beberapa tumpukan lembar kertas di depannya. Dia meraih satu lembar kertas dan memperhatikan kalimat-kalimat yang tertulis jelas di sana. Lima menit kemudian terdengar dering ponsel khas tanda pesan masuk. Calvin meraih ponselnya yang terletak di atas meja. Dia membuka pesan singkat dari Catherine. Kau di m

