Thirty Three

1811 Words

Happy Reading^-^ Maaf kalau nemu typo yah Calvin berjalan cepat. Dia mendekat kearah William yang sedang menenggak minumannya. Dengan satu gerakan dia meraih kaos Will dan memukul wajah Will. Suara gelas pecah dan tabrakan itu melengking memenuhi ruangan. Calvin menabrakkan Will ke meja membuat deritan kaki kursi yang terdorong itu melengkapi keributan.  "Kurang ajar. Apa rencanamu sebenarnya, hah?" desis Calvin. Will hanya tertawa dan mengelus wajahnya. Dia nampak pasrah jika sepupunya itu akan memukulnya lagi. Perlahan Will menatap Calvin. "Aku hanya melakukan apa yang seharusnya kau lakukan." "Apa maksudmu?" Calvin mengernyit bingung. Memangnya apa yang seharusnya Calvin lakukan? Bukankah dia memang melakukan apa yang seharusnya dia lakukan? "Aku tidak tahu apa rencanamu sebenar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD