EPISODE 26

1297 Words

SELAMAT MEMBACA Auris duduk di hadapan Liam dengan raut wajah datar sedangkan Liam memandangnya dengan tatapan membunuh. "Jadi, siapa dia?" tanya Liam pada Aiden yang berdiri tepat di sampingnya. "Dia adalah Auristela Fidelya, pengawal pribadi, Yang Mulia." Liam berdecak kemudian menatap Aiden dengan tajam. " Kau bercanda? Bagaimana bisa aku menjadikan wanita sebagai pengawalku?" "Itu keputusan, Anda." "Aku tidak pernah mengingatnya." Liam kini memandang Auris dengan tajam. "Kau keluar, jangan masuk ke kamarku tanpa izin!" titah Liam pada Auris. Auris terdiam cukup lama, rasanya sungguh menyesakkan mendengar serta melihat sikap Liam saat ini. "Kau tuli? Apa aku perlu menendangmu keluar?" Liam kembali bertanya dengan sebelah alis terangkat. Auris menggeleng kemudian pergi dar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD