EPISODE 15

1234 Words

SELAMAT MEMBACA Gendra Viles membenarkan sarung tangan hitam yang melekat pada kedua tangannya. Malam begitu indah walaupun tidak ada bintang menemaninya, hanya ada cahaya bulan yang akan menontonnya membunuh orang-orang malam ini. Ia bersama kedua orang tua serta kakak Zeline Leteshia. Malam ini adalah pembantaiannya terhadap keluarga Ortheaz, pemusnahan tanpa belas kasih. Mereka telah berada di depan rumah Jerdan, kemudian mulai mengendap-endap masuk kesana. Jika penyerangan terjadi di tempat terbuka, tentu saja akan sulit. Lithia mengerjapkan matanya, tengah malam ia tidak bisa tertidur sebab Ayres terus-terusan menangis. Di tengah aktivitasnya menenangkan Ayres, sayup-sayup Lithia mendengar suara derap langkah kaki. "Sayang, bagunlah." Lithia menusuk lengan Eliot kemudian berbis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD