Ketika suara ledakan terdengar nyaring dari arah belakang kediaman pribadi Lucan, Chiara yang baru saja akan tidur ditemani sang suami, langsung menjerit kaget. Dia memeluk Lucan, menyembunyikan wajah pada dadaa bidang pria itu. "Lucan, ada apa? Kenapa kayak ada ledakan bom?" Tubuh Chiara bergetar dingin, tidak melepaskan cekalannya dari Lucan. "Apa kita semua akan mati di sini?" Lucan segera beranjak ketika Taylor datang. Dia berbisik jika helikopter musuh telah nekat mendekat ke wilayah Lucan dan pria yang sedang ditahan di ruang bawah tanah ternyata menyembunyikan bahan peledak tanpa sepengetahuan mereka. "Sialan! Kenapa sampai kecolongan, Taylor?" Lucan murka, menggeram marah sekali. Untung saja pistol dalam genggaman Lucan tidak mendarat ke kepala Taylor. "Kenapa bahan peledak it
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


