MBH 20

1213 Words

Myco bangun dari posisi duduknya. Terkejut dengan keberadaan seorang perempuan yang telah mengenalkan indahnya cinta dan kasih sayang, sekaligus dengan luka atas rasa itu. Bahkan goresan itu masih membekas dalam hati Myco sampai saat ini. "Hai, kamu apa kabar?" Melihat wajahnya yang lugu membuat Myco berdecih dalam hati. Semua sifat yang dia tunjukkan, tidak dengan kenyataan. Wajah yang cantik, manis, dan lugu itu ternyata terdapat hati yang busuk, licik, dan jahat. Myco memalingkan wajahnya ke arah lain. Memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana. "Kamu semakin terlihat tampan, Myc." Myco tersenyum sinis. Bahkan suara itu terdengar sangat lembut di telinga Myco. "Aku nggak nyangka kalau kita akan kembali dipertemukan oleh semesta." Grisel mengulurkan tangannya dan mengusap le

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD