Myco sudah siap untuk berangkat ke kantor. Jadwal pagi ini mengadakan meeting di salah satu hotel. Padahal ia masih ingin quality time bersama istri. Tapi ia juga mempunyai tanggung jawab dalam pekerjaan nya. Terakhir, Myco menyemprotkan minyak wangi di beberapa titik bagian tubuh. Tersenyum lebar, tangannya terulur mengusap rambut yang sudah tersisir rapi. Lalu tatapan nya terkunci saat melihat satu jejak merah di bagian leher, ia baru menyadarinya saat ini. Myco akui, memang semalam Salwa sangat agresif, tapi ia senang. Meraih dasi biru yang berada di atas ranjang, lantas melangkah keluar dari dalam kamar. Mencari keberadaan sang istri untuk dimintai memasangkan dasi untuknya. Di lihatnya Salwa yang sedang menyiram tanaman bersama Gina di samping halaman rumah. Langsung saja ia mel

