Enam sembilan

1320 Words

Athena menghampiri Austin, "Maaf sudah sangat merepotkanmu." ucapnya. Austin menghela nafas, ia menghentikan pekerjaan untuk menghampiri Athena, menuntun perempuan itu duduk di sofa, satu tangan Austin membelai rambut Athena. "Apa yang membuatmu takut, kamu bisa bicarakan padaku." "Aku bermimpi bertemu kedua orang tuaku." Austin mengangguk mengerti, "Tapi siapa pria yang membawamu," "Namanya Lucius Callister, mungkin kamu mengenalnya?" Sesaat Austin berpikir tapi dia tidak ingat sama sekali, tapi tunggu dulu. "Callister?" tanyanya memperjelas, Athena mengangguk. "Aku tidak ingat tapi nama Callister sepertinya terdengar tidak asing." tapi di mana Austin mendengar nama Callister sebelumnya, terlalu banyak orang yang bertemu dengan Austin sampai tidak ingat satu persatu nama orang te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD