Bab 41 Pertemuan Dengan Zorah Nadine duduk di taman samping rumahnya. Sambil menikmati biskuit favorit bersama kedua anak kembarnya. Sesekali Davin dan Divan bercanda ria membuat senyum Nadine mengembang menyaksikan kebahagiaan mereka. "Anak-anak tampak baik-baik saja nduuk, tanpa kehadiran nak Arza." Celetuk mbok Jum. Ya, memang Nadine membawa serta perempuan yang telah lama bekerja dengannya itu kerumah barunya. "Iya mbok. Syukur mereka tidak terlalu sering menanyakan perihal Arza." Nadine melirik jam mahal yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. "Nak, sekarang sudah waktunya untuk tidur siang. Ayo buruan." Ujar Nadine. Kedua bocah yang tengah bermain itu sontak menoleh dengan cemberut. "Ma, nanti saja tidur siangnya. Kenapa sih harus pake tidur siang segala." Kilah Davi

