Bab 21 Bencana Usai Pergulatan Ranjang "Saya mau ke kamar mandi dulu, Pa. boleh saya masuk." Mendengar pertanyaanku Arza dengan cepat menuju ke arah pintu dan menghadangku. "Nanti aja, Ma. Kan ada kamar mandi yang di kamar kita. Kamu ke sana saja. Ini saya mau bab dulu." Bagaimana ini baiknya? Lebih baik saya menyerobot masuk dan melabrak Zorah yang sedang meringis menahan pedih di kamar mandi tersebut atau bagaimana? "Pa, saya ingin masuk kamar mandi sekarang. Minggir....!" Aku berdiri berkacak pinggang di depannya dengan menatap kedua mata Arza dengan serius. "Jangan, Ma...." Sergah Arza. "Kenapa jangan....?" Aku masih berusaha masuk. "Jangan sekarang, Ma. Tolong... Please dong... Mama kok emosi banget. Tolong jangan marah-marah gini Ma. Nggak kasihan nih sama Papa?" Mata Arz

