Rayya agak ragu, tapi kemudian dia mengangguk. Penasaran juga dengan yang katanya penting ini. Yudhis langsung mengulurkan tangan untuk menggandeng kekasihnya. Mereka baru saja akan keluar dari pintu utama ruangan, ketika Arjuna menoleh dan sempat melihat keduanya. Taman hotel letaknya di luar lobi utama. Agak berjalan ke samping dari sana. Terlihat indah sekali dengan hamparan bermacam bunga warna-warni. Ada area khusus untuk permainan anak seperti ayunan, jungkat-jungkit, dan lainnya. Di beberapa sisi pinggir area bermain itu, terletak beberapa kursi panjang tanpa sandaran. Yudhis mengajak Rayya duduk di salah kursi panjang itu. Dia menunggu, apa yang akan dikatakan laki-laki ini. Mengingat tadi pacarnya ini menyelinap ke kamar bersama Sabrina, membuat Rayya malas bertanya apapun. Dia

