"Gimana Kinan, udah pikirin untuk batalkan perceraian? Aku janji kalau kamu kembali aku bakalan berlaku adil sama kamu dan Ayu. Dan lagi, dengan kondisi kamu sekarang yang udah tercemar gak punya harapan menikah lagi. Kamu mau selamanya menjanda?" Kinan mengernyit saat mendengar suara Bram. Dengan mata yang setengah sadar dia melihat ke arah ponselnya. "Kamu gila ya, Mas? Malam- malam begini kamu telepon aku cuma buat ngomong itu? Aku yakin istri kamu itu gak tahu apa yang lagi kamu lakuin, kan?" keluhnya setengah kesal, semakin kesal saat Bram justru berkata yang tidak- tidak padanya. Kinan jadi ingat saat Bram menghubungi Ayu di belakangnya. Apa pria itu benar-benar jadi b******k, sampai-sampai lupa caranya setia? "Ayolah, Kinan. Pikirkan saja kalau kamu jadi janda selamanya. Memang ke

