“Mama kenapa sih, kok sikapnya begitu sama Kinan?” Andra datang untuk melakukan protesnya pada Dania. Setelah pulang kerja Andra sengaja datang kesana. Melihat Kinan menjadi murung tentu saja Andra tidak suka. bagaimana kalau Kinan membatalkan pernikahan mereka. “Denger Andra. Kinan memang janda, tapi kenapa harus nikah sederhana? Lagian Mama gak mau kalau cuma nikah di KUA. Kamu punya temen, Papa Mama punya kerabat. Kamu anak Mama satu- satunya setelah Mas kamu gak ada. Mama gak boleh buat yang terbaik buat kamu?” Andra menghela nafasnya. “Iya, tapi bisakan Mama ngomongnya baik- baik. Lagian aku udah setuju sama Kinan.” “Bukan berarti kamu harus ikuti Kinan terus dong, Andra. Lagian kamu gak mau punya pengantin yang di rias cantik terus duduk di pelaminan?” “Masalahnya yang mau nikah

