SEMUA TAK KEBERATAN

1037 Words

“Saya mohon Ibu, Bunda, Bapak dan Baba mengerti. Jangan kejar saya untuk segera menikah resmi. Saya masih sangat takut. Lebih baik saya berpisah dengan mas Erick daripada harus dipaksa menikah secara resmi,” tanpa ragu Utvy mengemukakan pendapatnya. “Saya takut, sangat takut, nggak berani,” Erick langsung memeluk Utvy karena dia tahu istrinya bukan main-main soal ketakutannya. Istrinya benar-benar ketakutan kalau harus memulai berumah tangga resmi. Istrinya benar-benar trauma dan itu bukan main-main. Erick akan membawa Utvy untuk konsultasi dengan psiliater agar bisa mengemukakan semua ketakutannya. “Kalau Bapak saja setuju, apalagi Baba yang sangat mengharapkan Erick punya anak dan istri,” Hasya Birendra, baba Erick langsung menghentikan kalimat Utvy. “Kemarin saja Baba sudah menganc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD