Brakk Seketika itu pula, keduanya merasa kaget dan gelagapan. Daffa langsung tersungkur ke bawah ranjang saking begitu kagetnya. Sementara, Alma hampir saja ikut terjatuh. "Adam!" teriak Daffa dan Alma dengan serempak. "Ya elah Kakak! Ngapain kalian berduaan di kamar, kalian belum mahramnya. Aku bilangin sama bapak loh!" kata Adam menyunggingkan bibirnya. "Jangan dong, jadi adik gitu amat sih!" kata Alma kesal. "Ya udah sana keluar! Ngapain coba malah diam di sini! Mau aku bilang ke bapak ya?" kata Adam menyeringai. "Iya-iya aku keluar! Dasar curut ganggu orang senang saja," gerutu Alma sembari melangkah menuju ke luar kamar. "Yey, nyari kesenangan di kamar! Yang benar saja!" kata Adam menyunggingkan bibirnya. Daffa yang menyaksikan mereka berdua, malah tertawa geli. Ada rasa malu,

