Kepergian Tiba-Tiba

1549 Words

Awal mencinta memanglah indah Kurasakan getarannya menghibur raga Namun saat cinta itu pergi Duka lara kurasa seakan tersayat belati *** Kepergian Tiba-Tiba Mentari telah terbenam sepenuhnya di barat. Burung-burung berterbangan kembali ke sarang. Suara jangkrik dan serangga pun mendominasi suasana malam hari. Seorang pemuda sedang berbaring di tempat tidur. Wajahnya yang putih bertambah pucat dan agak tirus. Selama tiga hari tiba-tiba saja mengalami demam tinggi. Hal ini terjadi setelah bertemu mantan kekasihnya, Rein. Julian mengigau nama gadis itu terus-menerus. Ibunya yang melihat keadaan ini menjadi prihatin. Begitu juga merasa sangat menyesal melarang hubungan mereka. Meskipun ayahnya tetap pada pendirian. Tidak mengijinkan Julian dan Rein untuk berpacaran. Hari ini sudah dua h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD