Pandangan Bu Wati menyasar pada seluruh penjuru saat pertama kali memasuki rumah. Matanya awas mengamati satu per satu perabotan yang ada. Sepertinya wanita paruh baya itu menyadari akan setiap perubahan yang ada. Benar-benar titisan cenayang. Pasangan suami-istri itu langsung mengajak Bu Wati dan Rena untuk makan malam karena jam sudah menunjukkan pukul delapan. Mata tua Bu Wati seketika menyipit saat memasuki area dapur. Berbeda dengan Rena yang berseru kagum saat melihat kulkas dan cake Showcase. Bu Wati dan Rena mengurungkan niatnya untuk duduk. Melangkah mendekati lemari pendingin yang menjulang melebihi tinggi badan mereka. Perasaan Randi menjadi tidak tenang, wajahnya berubah tegang. Takut sang ibu akan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakiti hati istrinya. Berbanding terbalik

