Namun Juan menahan Maria, dan memeluknya dengan erat. Bahkan pelukannya membuat rasa rindunya terasa semakin besar. Dia menutup kedua matanya saat memeluk Maria dari belakang. Perasaannya jauh lebih sakit bahkan jika perlu dia menangis, seperti apa yang di lakukan wanita. Menangis saat di tinggalkan kekasihnya. "Biasanya ... Aku selalu meminta padamu, ijinkan aku untuk memelukmu sebentar saja. Tapi kali ini, aku tidak ingin minta ijin padamu," ucap Juan, sempat dia ingin mengatakan pada Maria, bahwa dia masih sah istrinya. Namun dia tidak berani mengatakannya. Maria semakin terdiam, mendengar ucapan Juan yang menopang dagunya di atas kepala Maria. Pelukannya sangat erat. "Kalau saja aku boleh meminta, aku juga mau minta waktu berhenti sejenak. Untuk memelukmu selama waktu berhenti,"

