3 Tahun Kemudian. "Kamu kapan jeleknya sih?" tanya Tobi dengan satu kepalan tangan menopang pipinya, matanya tidak lepas menatap kagum pada Kasih yang sedang asik memilih makanan di buku menu. "Tobi please.. aku butuh makanan, bukan gombalan kamu." Kasih memutar matanya jengah. Tobi terkekeh, namun dia kembali menatap Kasih yang selalu saja menarik di matanya. "Kalau aku nyatain cinta disini, bakal diterima gak?" tanya nya serius. Kasih menutup buku menu dan menatap pria didepannya tajam. "Tobi..." "Ah, ini udah yang ke 286 kalinya kamu nolak aku." ujar Tobi sambil menyandarkan punggung ke sandaran kursi. Kasih menghela nafas, "Kamu kan tahu -" "Ya aku tahu kamu belum mau menjalin hubungan serius dan bla... bla.. bla.." ucap Tobi sambil mencibirkan mulutnya mengulang kembali

