“Ayu, bukan seperti itu penyelesaiannya. Bisa dengan cara lain. Surat nikah kan lagi pengurusan.” “Terus abang berani akui Ayu istri abang didepan banyak orang? Atau keluarga abang? Enggak kan.” Ayu melihat mata David tak sedikitpun ia takut atau penakut. “Kasih aku waktu Yu, abang gak akan lepasin kamu. Gak akan apalagi sampai kamu hamil.” “Ayu gak hamil kok. Gak bakalan.” Jawab ayu selepas itu ia melangkah pergi menuju kamarnya. Jujur saja hatinya sakit apalagi David tidak berani jujur didepan orang. David duduk di sofa setelah Ayu masuk ke kamarnya ia memijit pelipisnya. Salah dia juga ajak Raya jalan beli hp padahal bisa aja dia minta belikan Dera atau Rega. David berdiri lagi ia mendekat ke arah pintu Ayu dan menekan handlenya pas di buka ternyata pintunya terkunci. “Ayu, buk

