Kehebohan Reuni Karna Abimana

1734 Words

Ruangan masih sunyi ketika Abimana menggenggam tangan Tiara dan berkata dengan nada datar, “Sudah cukup reuni-nya?” Namun sebelum Tiara sempat menjawab, Revan berdiri cepat. “Tunggu, Tuan Abimana. Maaf, saya tahu Anda ingin membawa Tiara pulang, tapi acara baru saja dimulai.” Suaranya terdengar gugup namun tulus. “Saya pastikan tidak akan ada kejadian seperti tadi lagi. Mohon, biarkan Tiara tetap di sini sebentar.” Abimana menatap Revan tanpa ekspresi. Pandangannya tajam, tapi tidak menunjukkan amarah. Hanya ketenangan yang membuat siapa pun merasa kecil di hadapannya. Tiara menoleh pelan ke arah suaminya. Ada kebingungan di matanya. Ia takut Abimana akan menolak permintaan itu dan membuat suasana semakin canggung. Namun Abimana tiba-tiba mengangguk pelan. “Baik,” katanya tenang. “Kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD