Kuasa Seorang Abimana

1297 Words

Setelah sampai di rumah, Abimana tetap tampil tenang seperti biasanya. Ia melepas jam tangan dan merapikan lengan kemejanya, menunggu Tiara yang langsung masuk kamar mandi. Tiara sempat melongok keluar, “Mas, aku mandi dulu, ya. Jangan pergi ke mana-mana.” Abimana tersenyum tipis, mengangguk, “Saya tunggu di sini.” Abimana melepas kemejanya, duduk di kursi ruang santai, dan mengambil ponsel. Begitu suara air mengalir terdengar dari kamar mandi, Abimana mengambil ponselnya dan menekan nomor Surya. Tak perlu waktu lama, suara Surya terdengar jelas di ujung sana, “Ya, Tuan.” Abimana menjawab pelan, “Surya, awasi wanita bernama Juliana. Dia pemegang saham kecil di Narendra Tama Grup. Mulai malam ini, pantau semua pergerakan, komunikasi, dan transaksi yang mencurigakan. Aku tidak mau ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD