"Halo, Sayang," sapa Jonathan. "Ha-hai, Jo." A balas menyapa dengan raut tidak percaya. Gadis itu sampai tergagap ketika membalas sapaan Jonathan. "E sama F mana?" tanya Jonathan. "Ya, kali mereka di sini, Jo. 'Kan gue sama mereka berdua beda kelas," balas A. "Oh, gitu. Bisa panggil mereka ke sini ngga? Gue kangen juga sama mereka," pinta Jonathan. Pemuda itu ingin memberi selamat pada ketiga mantan kekasihnya atas gagalnya rencana mereka mengeluarkan Reina dari universitas. "Oke, bisa. Tunggu bentar ya, Jo. Kalo ngga, lo duduk di sini aja dulu sambil gue telpon mereka," balas A menepuk kursi sebelah. Lalu, ia lekas menghubungi E dan F agar Jonathan tidak bosan terlalu lama menunggu. "Ke kelas gue sekarang, penting." A menghubungi E terlebih dahulu dan langsung mematikan panggilan.

