"Aww ..." Seseorang menyengkat kaki Reina hingga gadis itu tersungkur di lantai. "Enak ngga, enak ngga?" tanya A mengejek. "Ya enaklah, masa ngga," timpal E. "Lo berdua juga, ngapain Jalang miskin itu pake ditanya. Orang kalo kakinya disengkat trus nyungsep, pasti sakit rasanya. Ya ngga, Rein?" timpal F bertanya pada Reina. "Kenapa? Marah?" tanya A dengan nada menantang. "Ya pasti marah dong A, masa ngga. Cuman 'kan pelindungnya ngga ada. Jadi ya, mau gimana lagi," timpal E. "Cuman bisa diem dong," kata F ikut menimpali. "Ya iyalah, 'kan bodyguard cantiknya udah pulang duluan. Jadi, ngga bakalan ada yang belain dia," ujar A bersemangat. Akhirnya, ia bisa melampiaskan kekesalannya pada Reina dan tidak ada satu orang pun yang menghalanginya. Reina bangkit berdiri, "Ini, sih, ngga seb

