Episode 51

1503 Words

"Aww ..." Seseorang menyengkat kaki Reina hingga gadis itu tersungkur di lantai. "Enak ngga, enak ngga?" tanya A mengejek. "Ya enaklah, masa ngga," timpal E. "Lo berdua juga, ngapain Jalang miskin itu pake ditanya. Orang kalo kakinya disengkat trus nyungsep, pasti sakit rasanya. Ya ngga, Rein?" timpal F bertanya pada Reina. "Kenapa? Marah?" tanya A dengan nada menantang. "Ya pasti marah dong A, masa ngga. Cuman 'kan pelindungnya ngga ada. Jadi ya, mau gimana lagi," timpal E. "Cuman bisa diem dong," kata F ikut menimpali. "Ya iyalah, 'kan bodyguard cantiknya udah pulang duluan. Jadi, ngga bakalan ada yang belain dia," ujar A bersemangat. Akhirnya, ia bisa melampiaskan kekesalannya pada Reina dan tidak ada satu orang pun yang menghalanginya. Reina bangkit berdiri, "Ini, sih, ngga seb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD