"Aku tidak berharap kamu bisa balik mencintaiku. Aku hanya berharap bisa selalu ada di saat kamu butuh bantuan aku. Jadi, jadilah pacarku dan jadikan aku alat untuk melupakan seseorang yang sangat ingin kamu lupakan itu." "Jo? Kamu lagi becanda kan? Kamu lagi ngga serius kan?" tanya Reina panik. Jojoba beranjak berdiri dan menyentuh kedua tangan gadis itu. "Aku serius, Rein. Kamu cukup bilang iya dan ngga perlu balas perasaan aku. Aku juga ngga akan bilang ke siapa-siapa tentang hubungan kita. Kamu cukup terima kalo ada aku yang selalu ada di sisi kamu. Kamu hanya perlu mengandalkan aku di setiap kali kamu butuh bantuan. Kamu hanya perlu manfaatin aku sepuas hati kamu. Aku juga rela jadi pelampiasan kamu buat lupain dia. Tapi, aku cuman pengen status pacar dari kamu," jawab Jojoba panj

