Episode 80

2234 Words

Reina menoleh dan menatap manik mata pria paruh baya yang ada di hadapannya seolah sedang menilai, "Aku mencintainya. Aku ingin merajut mimpiku dengannya. Aku juga ingin melakukan segalanya dengannya. Tapi, aku merasa tidak pantas bersanding dengannya. Dia bagaikan langit dan aku bagaikan bumi. Perbedaan kami teramat sangat jauh. Dia bak porselen yang berkilauan. Sedangkan aku ... Aku hanya--" "Sedangkan kau apa? Kau itu anugerah terbesar bagi keluarga kami. Kau tau? Tanpa kau sadari kau telah berbuat banyak kebaikan untukku, untuk kebahagiaan keluarga kami. Permintaan pertama yang Jonathan lontarkan padaku, demi beasiswamu. Permintaan kedua, demi menghancurkan orang yang menyakiti hatimu. Permintaan ketiga, demi identitas baru agar selalu dekat denganmu. Tiga kali dia meminta sesuatu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD