Hamil

2715 Words

“Ha-hamil?” Pada akhirnya, Viona sendiri yang berbicara. Sementara yang lain, sama dengan dirinya, tidak ada euforia sama sekali. Yang ada hanya keterkejutan dengan pikiran masing-masing. Semua orang tahu, Viona mengkonsumsi pil penunda kehamilan sampai membuat Biantara marah. Apalagi, rencana licik Biantara yang sudah menukar pil kontrasepsi Viona denga pik kesuburan Angel, bahkan belum berjalan karena Viona belum sempat mengkonsumsi. Kalaupun Viona sudah mengkonsumsi, masa iya, hamil secepat itu? Tetap tidak mungkin kan? “Iya, Bu Viona. Berdasarkan pemeriksaan mengatakan seperti itu.” “Tapi, Dok. Saya masih minum pil penunda kehamilan sampai sekarang.” Viona tidak bisa untuk tidak jujur. Dokter itu terdiam sejenak, menatap perawatnya dengan seolah-olah mencari jawaban. Kemudian,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD