23. Lagu untuk Abi

933 Words

Abi masih terus menangis. Dibujuk dan dirayu oleh Fani dan juga si mbok belum juga mau berhenti. Digendong dan juga sudah disusui asi, tetap saja masih sesegukan. Air matanya terus saja mengalir hingga membuat mata bayi itu sangat merah dan bengkak. Dari hidungnya juga keluar air karena menangis tiada henti. Fani dan si mbok iba dan cukup kaget denga reaksi yang diberikan Abi, begitu mobil Munos menghilang dari pekarangan rumah. Fani sudah kehabisan akal untuk menenangkan Abi. Ia pun merasa sedih yang sama, tetapi ia mencoba untuk menahannya. Bukan ia tak jujur pada diri sendiri. Selama ada Munos yang perhatian padanya dan juga Abi serta si mbok. Tentulah ia sangat berterima kasih. Ia pun kehilangan. Entah kehilangan sebagai saudara, atau teman. Untuk saat ini kesedihan yang anaknya rasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD