Bab 39

1744 Words

"Wah ibu tidak menyangka akan besanan dengan seorang chef favorit ibu." pekik ibu Hana setelah membuka paper bag yang di berikan oleh ayah Derris. Paper bag yang di berikan oleh ayah Derris berisi beberapa macam makanan siap saji. Ayah Derris pun memberikan frozen food merk restoran tersebut yang sudah terkenal. Hana lalu menghempaskan tubuhnya di sofa ruang keluarga. Di sampingnya ada Sena yang menggelengkan kepala melihat reaksi ibunya yang sangat berlebihan. "Kami masih pacaran bukan mau menikah. Jadi jangan berlebihan." kata Hana mengingatkan. "Ini satu langkah awal menuju pernikahan, benarkan yah?" ibu meminta pembelaan dari suaminya yang sedang duduk di sebelah ibu. Ayah hanya mengangkat bahu lalu menyesap kopi yang sedang di pegangnya. Ibu memutar kedua bola matanya. "Pan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD