Tephie menggeliat saat merasa tidurnya terusik oleh sinar matahari pagi yang berhasil menembus jendela kamar yang berada tepat disisi kasurnya. Perlahan dikumpulkan semua kesadarannya, tangan kanannya berusaha mengambil jam yang diletakkan di sebelah bantal miliknya, dan proses pengumpulan nyawa Tephie menjadi lebih cepat dari biasanya begitu melihat jam yang saat ini sudah berada di genggamannya. "WHAT!! GUE TELAATTT!!" Secepat kilat Tephie meraih handuk yang sudah standby di kursi yang berada tak jauh dari kasurnya, kemudian berlari masuk ke kamar mandi. Tak sampai lima menit Tephie menyelesaikan ritual mandinya lalu berpakaian seadanya yang penting rapi dan sopan baginya. "Terlambat lagi nona Stephie?" Sebuah suara membuatnya terpaku ditempat saat mengunci kamar apartemennya. "E--E

