Jangan Pernah Usai

1208 Words

"Astaga …, Kak! Jadi istrinya pak Alex si cupu buruk rupa itu?" Nuri menutup mulutnya dengan telapak tangan. Sungguh ia tidak menyangka Alex adalah gadis yang berhasil mengambil hati Alex. Tapi, rasanya itu tidak mungkin. "Sepertinya begitu. Tidak mungkin rasanya mereka berdua hanya berstatus pacaran. apalagi hanya dosen dan mahasiswa." Arinda mendengus. "Pantas saja pak Alex selalu membela si cupu itu, Kak. Tapi, aku belum bisa mencerna dengan baik kenapa itu bisa terjadi." "Jangan pusing mikirin itu. Lebih baik kita urus yang lebih penting daripada itu. Kalau masalah kenapa dan mengapa bisa, itu akan terjawab dengan sendirinya. Dan untuk saat ini kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan?" "Aku tahu, Kak. Tetapi aku belum bisa melakukanya." "Kenapa? apalagi yang kamu tunggu!"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD