49. Mommy Hanya Untuk Daddy

3859 Words

Tengah malam, Lyssa terbangun. Dia mendapati lengannya berselang infus. Tak ada siapa-siapa di kamar. Lampu kamar juga telah dimatikan. Lyssa menunggu, karena dia tahu Rainier tidak akan membiarkannya sendirian dalam waktu yang lama. Benar saja, selang lima menit kemudian, suara pintu depan dibuka lalu ditutup. Suara langkah kaki dan Rainier kini berada di pintu kamar. “Sudah bangun?” tanyanya dengan senyuman. Lyssa balas tersenyum. “Jam berapa sekarang?” tanyanya. Suaranya lirih, pelan terdengar. Rainier masuk ke kamar, melepas sepatu dan kaus kakinya sebelum naik ke kasur. Dia peluk istrinya. “Jam sebelas,” balas Rainier. Rainier damai memeluk istrinya dari belakang, dia gesek-gesekkan kepala mereka. Tangan Rainier nyaman meremas-remas lembut d**a istrinya “Mas?” “Ya?” “Aku mau mi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD