Menunggu suaminya yang tak kunjung datang, Lyssa memutuskan untuk tidur terlebih dahulu. ... Suasana lokasi perkemahan semakin sepi. Hanya sayup-sayup terdengar orang bercengkrama. Suara dan bau-bau kayu yang terbakar di tong api unggun menjadi ciri khas di bumi perkemahan. “Tidur nyenyak.” Alam bawah sadar Lyssa mendengar suara suaminya berbisik, disusul dengan kecup lembut di kening. Duo bocil di kanan kirinya menggeliat, mendekat ke arahnya; membuat tidur mama muda itu kian lelap. *** Sekitar dua jam kemudian, Lyssa terbangun. Wanita cantik itu menoleh-noleh mencari suaminya tapi tak menemukan. “Evan juga tidak ada,” gumam Lyssa. Mengumpulkan nyawa yang berserak, Lyssa memutuskan untuk bangun. Cuci muka di keran depan tenda. “Kenapa nggak tidur?” tanya Lyssa, melihat Evan dan R

