"ada apa?" Tanya Devan. "Lapar," ujar Nayla cengengesan. Fatan pun mengusap kepala Nayla gemes. "Yaudah, biar aku siapin makanan ya." "Eh, gak usah kak. Biar Nayla aja yang siapin. Kak Fatan pasti lapar juga kan." "Kalau gitu kita masak berdua aja." Nayla pun terlihat sedang berpikir. "Baiklah." Fatan dan Nayla pun masuk ke dapur dan mulai memasak. Mereka berdua memasak dengan penuh canda tawa. Kalau dilihat, mereka berdua itu sudah seperti keluarga kecil yang bahagia. Tapi hanya satu yang kurang, yaitu Dedek bayinya:v "Akhirnya selesai juga," ujar Fatan. "Makasih ya kak udah bantuin aku," ujar Nayla. Fatan pun menampilkan senyum manisnya kepada Nayla. "Jangan makasih mulu, ayo kita makan. Katanya kamu tadi lapar." Nayla hanya cengengesan saja. Mereka pun makan dengan begitu lah

