Arexis...
Bangsawan terpilih yang mendapat mandat untuk memimpin dunia. Berkedudukan sebagai Kekaisaran tertinggi dunia. Pemegang kekuasaan, tak terkalahkan. Namanya di agung agungkan, keberadaannya di cari untuk perlindungan, kekuasaan nya di akui sebagai pencapai kedamaian.
Arexis...
Sosok malaikat berjiwa iblis. Fisik rupawan yang di padukan dengan kepribadian yang kejam. Dari wajahnya siapapun akan tertipu akan topeng Malaikat para Arexis. Namun.. Saat beralih , maka temukanlah ketakutan sejati mu akan mereka.
Kisah ratusan tahun yang masih akan terus membekas hingga selamanya. Tak pernah terlupakan, tetap terus dalam ingatan bagaimana keagungan, keangkuhan, kekuasaan, dan kekejaman di masa itu.
Keagungan dan kekuasaan atas nama Arexis.
Keangkuhan mewakili keberadaan Laoryos.
Dan kekejaman.. Mengenang mereka para Ziomytri.
Arexis penguasa, pemegang tahta, pengendali dunia. Di tangan mereka semua di tentukan. Menumpas pemberontak, mengibar perang, hingga menenggelamkan semua yang berani menentang kekuasaan nya.
Laoryos, dewan tertinggi pemegang keputusan akan kehidupan dan kematian. Pengatur kekacauan dan kedamaian. Di katakan sebagai kaki raja tapi tak memiliki hak menjadi tangannya. Memiliki kuasa untuk menentukan langkah pemerintahan tapi tak berhak sama sekali untuk turut dalam kekuasaan.
Ziomytri sang kematian. Abdi setia yang sudah mengikat kontrak antara Tuan dan pelayan. Perjanjian yang sama sekali tak bisa di langgar. Setiap generasi demi generasi yang di lahirkan sudah di takdir kan untuk mengabdi pada Arexis seumur hidup. Mulai dari saat pertama mereka menghirup udara di dunia ini, takdir mereka sudah di tentukan untuk berada dalam genggaman Arexis seutuhnya.
Masih ada satu lagi yang akan terlupakan dalam sejarah panjang ini. Mereka selalu ada di setiap cerita. Selalu muncul dalam bagian penting setiap alur kisah itu. Namun mereka juga yang akan terhapus dalam perjalanan waktu. Tak akan ada yang mengingat keagungan nya, tak akan ada yang mengingat kebijaksanaannya, kesederhanaan, kedermawanan, segala nya tak akan ada seorang pun yang mengingatnya. Sosok malaikat sesungguhnya. Berwajah anggun menawan, berhati putih tanpa noda. Mereka yang tak tergoyahkan oleh konflik dunia. Mereka yang meniti jalan yang diyakininya, yang tak peduli siapa penguasa siapa berkuasa. Mereka sosok penyelamat yang berkilau bagai permata, mengalahkan kilau bintang di langit, menyaingi terangnya bulan dan matahari.
Mereka.... yang memilih terlupakan dari ingatan. Pemimpin sesungguhnya yang bergerak di belakang layar, yang selalu hadir sebagai ilusi. Keberadaannya nyata, tapi di buat bagai sebuah cerita belaka.
Kapanpun itu.. Ratusan, ribuan, jutaan, milyaran hingga triliunan tahun pun tak akan ada yang tahu akan sosok malaikat yang bersembunyi di balik kelamnya dunia, menuntun satu persatu kebencian menuju jalan kebenaran dan mewujudkan hal yang bernama kedamaian.
Semua bermula dari penghapusan besar besaran ratusan tahun lalu....
Disini lah kekejaman Ziomytri di buktikan. Mereka bagai robot pembunuh yang tak akan berhenti jika tak di hentikan oleh sang pemberi perintah.
Masih belum di ketahui alasan Arexis mengeluarkan kuasa untuk pembasmian hingga separuh dari penduduk dunia.
Keadaan yang semula begitu damai sehabis peperangan yang panjang akhirnya kembali berubah menyeramkan bahkan jauh lebih menakutkan.
Tanpa aba aba, pedang bisa datang kapan saja memisahkan badan dan kepala.
Ketakutan menghantui setiap penduduk, ketakutan akan bayang bayang kematian yang tak dapat di perkirakan. Dalam sekejap perintah penghapusan di ketahui seluruh dunia. Akibatnya seluruh daratan bahkan lautan diliputi kesuraman.
Arexis seperti begitu sungguh sungguh akan p*********n ini, hingga ia sampai mengutus seluruh Ziomytri mengayunkan pedang untuknya.
Pembantaian yang berkepanjangan berakhir pada malam keseratus, saat semua Ksatria hitam ziomist mempersembahkan kepala mereka untuk kesetiaannya. Sang algojo mengeksekusi diri sendiri hingga menjadi misteri yang tak pasti.
Bertepatan dengan persembahan ksatria hitam yang setia itu, malam itu kebangsawanan tertinggi yang selalu diagung agungkan di bumi hanguskan. Mereka di temukan dengan pisau perak menembus jantung masing masingnya pada pagi hari nya.
Dan pelakunya adalah Raja saat itu...
William Alexander Arexis. Yang kemudian menghilang dan tak pernah kembali lagi.
Kursi pemimpin mengalami kekosongan, selain karena sang Raja yang menghilang juga karena tak ada satupun lagi dari bangsawan Arexis yang tersisa.
Dewan tertinggi Laoryos menunjukan otoritasnya, dengan angkuh menduduki tahta. Kekuasaan telah beralih, dan sejarah baru terukir.
Namun sayang, kekuasaan yang di dapat dari keberuntungan sesaat tentu tak akan menjadi abadi.
Pemerintahan menjadi kacau sejak adanya konflik dua saudara kakak beradik Laory dan Claderyos.
Kekuasaan di bagi atas Raja utara Laory dan Raja selatan Claderyos.
Selama ratusan tahun yang berlalu..
Hingga.. Kursi Raja tertinggi kembali mendapat lirikan.
,,,,, xxxxxx,,,,,,,,,,
?????,12 ???????? 2020
(21:56 ???)
????????