"Terkadang orang yang kita sebut sahabat pun, bisa menyakitimu dan menjadi alasanmu sakit hati." - Airin Fernandan. Setelah kejadian tadi, Airin kini sudah berada di bandara. Ia ingin menenangkan dirinya dulu, hingga ia memilih untuk pergi ke Korea. "Gimana, Din?" tanya Airin kepada seorang gadis cantik. "Tiga puluh menit lagi lu berangkat, ya. Tungguin aja," ucap seorang gadis bernama Andini tersebut. "Oke deh, thanks ya," ucap Airin sambil memberikan senyum manisnya. "Santai aja kalau sama gue mah," ucap Andini sambil mengancungkan jari jempolnya. "Gue pulang, ya," pamit Andini. "Yaudah, makasih banyak pokoknya," ucap Airin. "Iya sama-sama," ucap Andini, lalu ia berjalan meninggalkan Airin sendirian menunggu jadwal penerbangannya. Kini, hanya tersisa Airin sendirian di bandara

