BAB 14

1000 Words

TUHAN menciptakan kelenjar air mata untuk perempuan dan laki-laki. Lalu, kenapa hanya perempuan yang diizinkan menangis? Bukankah laki-laki pun memiliki emosi? Kaum adam lebih suka menampakkan kekuatan dan ketegasan, meskipun di dalamnya porak poranda. Bendungan kesedihan yang selama ini Farid jaga kuat-kuat perlahan retak. Di masjid rumah sakit, dia tak kuasa menahan tangis. Sang Khalik tahu pasti kerapuhan ciptaanNya. Dalam sujudnya Farid berurai air mata. Petuah Dokter Munawar sangat jelas. Permintaan Ratna pun mudah dicerna. Farid merapikan sajadah yang lecek setelah dipakai bersujud. Kalau bukan demi Ratna, sudah pasti dia menolak mentah-mentah menghubungi Bianca dan Albizar. Pasangan penuh dosa, pengkhianat, tidak tahu malu, dan menjijikkan. Farid sangat membenci ketidak setiaan apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD