Suara Bianca berubah gusar, ketukan di pintu lebih keras dibandingkan sebelumnya, Albizar sadar ada yang salah. Bergegas dia menyelesaikan mandi lantas keluar dengan handuk yang membelit pinggang. "Ada apa?" Bianca sudah memucat di pinggir ranjang, merengkuh bayi mungilnya dalam pelukan. Sesekali menyentuhkan pipinya ke pipi Lithania. "Kita ke dokter, Ham. Demam Lithania tinggi, dia rewel banget." "Oke, jangan panik, aku pakai baju dulu." Albizar mendekat ke lemari, asal meraih pakaian dari sana lalu memakainya. "Ham! Litha mimisan." Buru-buru, Casandra mengambil tisu dan membersihkan hidung Lithania. "Kita ke rumah sakit!" ucap Albizar tegas lalu keluar kamar disusul Bianca di belakangnya. “Zan, Sandra, kalian mau ke mana?” teriak Fatma. Keduanya berjalan cepat, mengabaikan tanya F

