Bab 30

1611 Words

Zella pura- pura baru bangun, dia melihat Brian yang sedang ada di depannya menggenggam tangannya dan menundukkan kepalanya. Bahunya terguncang pelan, Zella tau kalau Brian sedang menangis saat ini ‘Ya Tuhan, apa yang harus ku lakukan sekarang’ batin Zella dia juga sedih melihat Brian yang seperti ini. “enghh” lirih Zella membuat Brian tersadar dan langsung mengalihkan pandangannya pada Zella, mata Brian merah dan sembab seolah olah memang benar dugaan Zella kalau laki laki itu sedang menangis tadinya. “jangan bangun dulu, kamu haus?” Tanya Brian dia tidak mau Zella kenapa kenapa. “Haus” jawab Zella, brian langsung berdiri dan mengambilkan air minum untuk perempuannya itu. “gimana? Masih sakit? Aku panggilin dokter ya?” ucap Brian beruntun. “Brian, kepalaku masih pusing. Udah san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD