Kenapa repot-repot mengartikan cinta, kalau cinta itu lebih mudah dipraktekan dari pada diartikan. Sudah berulang kali Ora menenangkan jantungnya dari debaran yang tidak karuan seperti sekarang ini. Rasanya di dalam jantung Ora terdapat ribuan langkah orang yang berlari terburu-buru karena dikejar hewan buas. Namun anehnya sekarang Ora sedang menantang mautnya sendiri. Mendekati sang 'hewan buas' yang tengah membelakanginya. Memandang keindahan laut dengan berdiri tegak menantang. "Mas tahu adek pasti datang" ucapnya sambil berbalik. Kara. Di sana dia tersenyum mengulurkan tangannya agar mudah perempuan itu raih. Beberapa dari bagian tubuh Kara sudah penuh dengan pasir. Entah karena laki-laki itu habis berguling-guling di pasir pantai. Atau mungkin habis menimbun sesuatu yang telah di

