Bab 21

1285 Words

Jatuh cinta tanpa diucapkan lebih buruk dari patah hati yang tahunan. Kedua mata Sheen menyipit ketika melihat mobil Ucca terparkir rapi di halaman rumahnya yang luas. Gadis kecil itu mengerucutkan bibir. Merasa dibohongi oleh dua laki-laki dewasa di rumah ini. Tadi pagi Ucca pamit padanya mau ke kampus, tapi Sheen harusnya tahu bawaan ke kampus Ucca tidak akan sebanyak tadi. Ah, kadang dia begitu pintar. Kadang bodohnya mudah sekali diakali. Belum lagi Daddy yang turut pergi di hari weekend ini. Harusnya kan mereka pergi sama-sama kalau weekend ini kenapa perginya sendiri-sendiri. Perlu dicurigai sepertinya. Dan sekarang apalagi. Melihat Ucca dengan pakaian rapi membuat Sheen yakin Ucca baru saja pergi ke sebuah pesta tanpa mengajaknya. "Uccaa...." panggilnya sambil merengek. "Dadd

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD