Bab 40

1106 Words

Axell baru saja duduk setelah Maya ibunya muncul tiba-tiba dan mengejutkannya. Lelaki itu duduk diam dengan secangkir teh panas yang di buatkan oleh Bi Ina pembantu di rumah mereka. Di hadapannya ada sosok Anggun yang melihat dengan malu-malu ke arahnya. Axel berusaha bersikap santai dan tenang meski ia juga mendadak di serang perasaan kikuk berhadapan dengan gadis itu. "Kenapa nggak jadi tidur, Sayang? Kamu kan capek." Seru Maya masih bertanya perihal putranya yang tidak jadi istirahat di kamarnya. "Aku sudah tidur tadi, Ma." Balasnya lagi dengan kalimat yang sama dengan beberapa saat lalu. Maya memicing tajam. "Benar." Deheman pelan dari Axel diberikan sebagai jawaban. "Oke." Pandangan Maya beralih pada putri sahabatnya hangat. "Anggun nanti makan malam di sini saja ya." Usul beli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD