Bab 27

1216 Words

Happy reading.. Typo koreksi.. ____ Kerutan di dahi Anggun terlihat sangat jelas saat gadis itu sampai di restaurant bersama Axell, pasalnya mereka hanya berdua di sana tidak ada siapa-siapa selain karyawan restaurant bahkan orangtua lelaki tampan itu pun tidak ada di lokasi. Anggun terus mengikuti langkah kaki lebar lelaki dewasa di depannya. Matanya melirik sekitar masih dengan sorot mata bingung. "Silahkan duduk, Pak. Ini kursi pesanan sesuai dengan permintaan Bapak tadi." ujar seorang pelayan yang mengantar mereka. Outdoor restaurant adalah tempat yang di pilih lelaki itu untuk mereka duduk. Mulut Anggun sudah gatal ingin mengeluarkan suaranya, namun gadis itu berusaha menahannya karena masih ada pelayan laki-laki di dekatnya sekarang. "Makanannya mau kami siapkan sekarang Pak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD