Happy reading Typo koreksi. ____ Axell Wiradhana melepaskan pelukan erat yang ia lakukan kepada gadis di depannya dengan gerakan perlahan yang terkesan kaku, kepalanya merunduk menatap intens sosok bernama Anggun Qaisha Dimitri yang tengah memandangnya tanpa kedip dengan pipi bersemu merah merona. Kedua manik indah gadis itu tampak masih sedikit memerah sehabis menangis, hal itu menyergap hati Axel yang paling dalam. "Om," gumam gadis itu lembut, hal yang selalu membuat jantung Axel berdesir tiba-tiba tanpa sebab. Sadar atau tidak tangan kekarnya terangkat mengusap sudut mata gadis itu menggunakan jari jempolnya dengan gerakan yang lembut dan hati-hati. "Kenapa kamu menangis lagi Anggun?" Ia bertanya dengan nada sama pelannya saat melihat bulir air mata itu kembali mengalir keluar,

