Sebuah mobil Mercedes-Benz e-class terparkir di pekarangan rumah Aries. Leo dan Wildan turun dari mobil tersebut. Leo melihat orang-orang berbadan kekar di luar rumah, ia yakin mereka pengawal keluarga Sisil. Seketika ia menjadi cemas akan Selina dan keluarganya. "Ayo, Pa, masuk." Dia segera mengajak Wildan untuk masuk. Suara perbincangan asyik samar-samar terdengar ketika mereka masuk, membuat Leo dan Wildan heran. Setelah tiba di ruang keluarga, mereka terkejut melihat Yuda dan Fandi yang memang sedang berbincang seru. Wildan lebih terkejut lagi ketika melihat Fandi. "Fandi," panggil Wildan. Lebih dari dua puluh tahun mereka tidak bertemu, Fandi tampak tak banyak berubah hanya perutnya yang sedikit membuncit. "Bang Wildan." Fandi tersenyum. Wildan melangkah cepat dan memeluk Fandi

