M.O.S. 23

2583 Words

"kamu benar-benar hebat Bay, aku sangat puas menikmatinya." Puji Rosline pada Bhanu dengan senyum lebar. "Kamu juga sangat nikmat, membuatku selalu berdiri tegak hanya dengan suara mendesahmu saja." Sahut Bhanu juga tersenyum lebar.   Rosline bergelayut manja di lengan Bhanu sambil berjalan bersama dari hotel menuju ke ruangan ICU. Mereka terus saling bercanda sepanjang jalan, hingga tawa dan senyum mereka menghilang seketika saat mendapati Khalila dan Kenny sedang berdiri di pintu ruang ICU, barusaja menjenguk mamanya Bhanu.   Bhanu kembali diliputi amarah melihat Khalila. "Untuk apa kamu datang kesini lagi?! Kurasa sudah tidak ada perlunya lagi kamu datang kesini! Pergilah! Jangan sampai mamaku tahu siapa dirimu yang sebenarnya!" Ucap Bhanu sinis pada Khalila.   Kenny sudah menai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD